Berikut ini hasil yang ditemukan untuk Anda, silakan pilih Tak dapat menemukan hasil, silakan pilih lagi Masalah Bagian atas lampu kilat kamera lebih kekuningan daripada bagian bawah, dan hanya bagian atas yang menyala ketika lampu kilat sedang digunakan. Penyebab Bagian atas adalah lampu kilat kamera dan bagian bawah adalah sensor suhu warna. Ponsel Anda menggunakan lampu kilat CRI tinggi. Lampu kilat CRI tinggi berwarna jingga, yang terlihat berbeda dari sensor suhu warna hitam dan putih. Terimakasih atas masukan Anda.Untukmelakukannya, perhatikan bagian depan kamera dan carilah tombol besar dengan 4 alur di dekat lensa. Geser ke atas untuk mengisi lampu kilat. Anda akan mendengar suara bernada tinggi selama pengisian daya berlangsung. Tunggulah selama 2-5 detik sampai suara tersebut hilang. Setelah suaranya lenyap, lampu kilat siap digunakan. Sumber foto Google Cahaya merupakan unsur utama dalam fotografi, sebagaimana dijelaskan bahwa fotografi merupakan melukis dengan cahaya sehingga cahaya menjadi unsur utama terciptanya sebuah karya fotografi yaitu berupa foto. Beberapa kondisi, waktu dan tempat penggunaan flash atau lampu kilat memang tidak dibutuhkan, hal tersebut karena pencahayaan di sekitar sudah cukup untuk menghasilkan foto yang bagus. Namun beberapa kondisi lampu kilat sangat dibutuhkan untuk membantu menerangi objek bidikan, dengan begitu hasil foto akan menjadi lebih bagus meskipun dengan pencahayaan sekitar yang tidak terang karena telah dibantu dengan menggunakan kampu kilat. Biasanya lampu kilat digunakan pada malam hari, dimana pencahayaan tidak merata dan cenderung kurang cahaya, ataupun bisa saja flash digunakan untuk memotret pada siang hari untuk mengurangi fill in atau sisi gelap pada wajah ketika memotret tepat dibawah matahari. Tidak hanya itu, flash juga digunakan untuk membuat kesan estetis yang lebih tinggi, dalam hal ini berarti flash lebih memberikan nilai keindahan serta membantu untuk menghasilkan foto yang lebih bagus. Biasanya ini dilakukan ketika memotret model, memotret orang di studio, memotret produk dan lain sebagainya. Sehingga dengan begitu hasil foto bisa menjadi lebih cerah dibabandingkan dengan tidak menggunakan bantuan lampu kilat. Seperti halnya kamera, flash juga memiliki beberapa jenis yang biasanya penggunaan dan fungsinya berbeda - beda. Selain fungsinya yang berbeda - beda flash juga dibagi berdasarkan cara penggunaannya. Berikut beberapa jenis flash atau lampu kilat yang dapat dipilih untuk digunakan guna kebutuhan fotografi Flash Internal atau Pop up Sumber foto Google Sebagian besar kamera dilengkapi dengan flash internal atau disebut juga dengan pop up, jenis flash ini merupakan cahaya bantuan yang terdapat pada kamera itu sendiri, sehingga flash ini memang menempel pada kamera. Flash ini berada di bagian atas kamera, untuk menggunakannya dapat memencet tombol flash yang berada di bagian samping kanan atau samping kiri flash. Ketika menggunakan mode full auto, flash ini terkadang terbuka dan menyala sendiri, hal ini terjadi karena kamera menangkap bahwa tingkat cahaya di sekitar objek sangat minim. Selain flash ini yang memiliki ukuran yang kecil, daya atau kekuatan cahaya yang dapat dikeluarkan oleh flash ini juga sangat kecil sehingga flash ini memiliki batas jarak pencahayaan yang dekat, flash ini hanya dapat menerangi objek yang memiliki jarak tak lebih dari 3 meter dari posisi kamera. Ketika akan menggunakan flash ini, pastikan jarak objek dengan kamera tidak terlalu jauh, sehingga hasil foto menjadi lebih cerah. Namun jika jarak objek dengan kamera terlalu jauh, tentu flash ini tidak dapat banyak membantu menerangi objek, sehingga foto yang dihasilkan cenderung gelap. Flash ini juga memiliki kkualitas yang kurang bagus, terkadang ketika menggunakan flash ini hasil fotonya memiliki bayangan hitam, dengan begitu memang foto yang dihasilkan menjadi kurang menarik. Selanjutnya penggunaan flash internal yang terlalu sering juga dapat menguras daya baterai, karena flash ini menempel pada kamera sehingga otomatis menggunakan daya dari baterai kamera. Namun meskipun begitu, flash ini sudah cukup membantu untuk memberikan cahaya yang lebih terang ketika tidak ada lagi penerangan buatan lain yang dapat dimanfaatkan. Speedlite Sumber foto Google Flash ini memiliki ukuran yang besar bahkan hampir setara dengan kamera yang digunakan, bobotnya pun setengah dari kamera DSLR. Namun flash eksternal ini juga dibagi menjadi beberapa jenis yaitu speedlite yang dapat memancarkan cahaya besar, sedang hingga kecil. Meskipun begitu flash ini memiliki pancaran cahaya yang lebih besar dari flash internal atau pop up. Flash eksternal ini digunakan untuk kegiatan atau dokumentasi acara yang lebih serius seperti dokumentasi wedding, pra wedding dan acara lainnya. Ketika menggunakan flash ini jangan khawatir daya baterai kamera akan berkurang karena flash ini menggunakan baterai kamera yang terpisah. Biasanya baterai yang digunakan untuk flash ini yaitu sebanyak 4 buah. Flash atau speedlite saat ini sudah tersedia dalam berbagai merek yang berbeda - beda, beberapa diantaranya yaitu yongnuo dan canon. Untuk menggunakan flash ini juga sangat mudah, yaitu hanya memasangnya pada dudukan flash atau yang biasa disebut dengan hot shoe, setelah itu jangan lupa kencangkan flash dengan memutar bulatan bergerigi yang terdapat pada speedlite agar speedlite tidak mudah jatuh serta terpasang erat di kamera. Lihat juga Tips membeli kamera 600D bekas Speedlite Manual Sumber foto Google Flash ini sebenarnya termasuk dalam jenis speedlite atau flash eksternal, flash manual dalam penggunaanya perlu diatur terlebih dahulu. Flash ini dapat diatur berdasarkan cahaya yang keluar, mulai dari cahaya yang terkecil sedang hingga menengah. Flash ini lebih cocok digunakan oleh fotografer yang sudah pernah atau terbiasa menggunakan flash, karena hal ini sedikit rumit jika dijelaskan secara cepat kepada pengguna yang baru pertama kali akan menggunakannya. Ketika cahaya yang dibutuhkan sangat besar, maka angka yang dapat dipilih yaitu angka terbesar yaitu 1/1, namun hanya sedikit saja cahaya yang dibutuhkan, pengaturan dapat dirubah ke angka yang kecil seperti 1/16. Untuk yang akan berpindah pindah tempat menggunakan flash ini, tentunya memerlukan waktu yang lebih banyak karena harus diatur terlebih dahulu pencahayaan untuk setiap pindah tempat, karena biasanya setiap tempat memiliki pencahayaan yang berbeda - beda. Speedlite Auto Sumber foto Google Sama seperti speedlite manual, speedlite ini juga merupakan bagian dari speedlite. Namun tentu memiliki perbedaan dengan speedlite manual, seperti namanya speedlite auto ini tidak perlu diganti atau di ubah - ubah ketika akan menggunakannya, karena flash ini akan membaca sebanyak apa cahaya yang harus dikeluarkan sehingga speedlite akan mengeluarkan cahaya sendiri. Bagi yang baru pertama kali dan belum mengerti mengenai penggunaan speedlite atau flash internal, sebaiknya memilih untuk menggunakan flash ini. Karena jika menggunakan flash atau speedlite manual dikhawatirkan sulit untuk menentukan sebesar apa cahaya yang harus dikeluarkan, sehingga jika cahaya yang keluar terlalu besar maka foto akan menjadi over exposure atau terlalu cerah, begitupun sebaliknya. Namun dengan menggunakan speedlite auto, pengguna tidak perlu repot lagi untuk mengatur tingkat cahaya yang keluar dari speedlite. Continuous Light Sumber foto Google Ini merupakan salah satu pencahayaan buatan yang dapat memancarkan cahaya secara terus menerus, berbeda dengan flash intenal dan eksternal yang akan terbuka dan mengeluarkan cahaya ketika tombol shutter dipencet saja. Continuous light juga dibagi ke dalam dua jenis yaitu coldlight dan hotlight, keduanya sama - sama memancarka cahay secara terus menerut namun dapat dilihat dari namanya maka hotlight dapat mengeluarkan suhu yang panas jika digunakan dalam waktu yang lama, sehingga akan membuat objek menjadi terganggu dengan suhu panas yang menyorotnya. Berbeda dengan hotlight, coldlight lebih memberikan suhu yang tidak terlalu panas sehingga objeknya tetap nyaman. Namun memang hotlight memiliki harga yang lebih murah serta pemasangan yang lebih mudah. Selain untuk membantu mengahsilkan foto, continous light juga dapat digunakan untuk membuat atau merekam video karena cahaya yang dikeluarkan terus menerus selama dialiri listrik. Karena cahaya merupakan salah satu komponen penting dalam fotografi, maka pemilihan cahaya bantuan juga perlu ditentukan dengan baik agar foto yang dihasilkan bisa sesuai dan bagus. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan membantu untuk menentukan jenis flash atau speedlite yang akan digunakan. Selamat menentukan flash pilihanmu! Kelebihan 1.Gambar yang dihasilkan cukup terang meskipun cahayanya minim. 2.Bentuk kecil, ringan dan kompatibel. 3.Otomatis penuh sehingga sesuai untuk pengambilan dimana saja. 4.Kamera tidak memakai cermin didalam dan suaranya tidak berisik. 5.Bisa dioperasikan dengan menggunakan flash (blith). Kelemahan: Jakarta - Lampu kilat bukan hanya yang terpasang di kamera, tapi masih ada beberapa jenis lain yang populer untuk fotografi. Di sini, saya akan membahas beberapa di antaranya. Yang pertama adalah lampu kilat built-in yang terpasang di kamera, lampu kilat eksternal/speedlite dan monobloc/powerpack atau yang sering disebut juga lampu Kilat yang Terpasang di Kamera Kesemuanya memiliki kelebihan dan kekurangan. Lampu kilat terpasang di kamera adalah yang paling praktis dan gratis, karena hampir semua kamera digital memilikinya. Untuk sekedar mengisi cahaya di daerah bayangan dari jarak dekat, lampu kilat ini cukup lampu kilat terpasang di kamera memiliki banyak keterbatasan, antara lain kekuatan dan jangkauannya pendek, menghabiskan daya baterai kamera lebih cepat, melambatkan kinerja kamera saat memotret berturut dan tidak bisa diarahkan. Karena itulah, sulit memperoleh hasil yang kreatif dan menarik dengan mengandalkan lampu kilat yang terpasang di kamera digital. Lampu Kilat EskternalUntuk mengatasi berbagai keterbatasan lampu kilat built-in, lampu kilat eksternal atau yang sering disebut flash atau speedlite dibuat. Lampu kilat ini menarik daya dari baterai, jadi tidak menguras daya baterai kamera, kekuatannya lebih tinggi, bisa diarahkan ke atas, ke samping, dan beberapa model bisa ke belakang. Speedlite Kelebihan lain yang penting adalah bisa dilepaskan. Dengan dipisahkan dari kamera, fotografer lebih bebas mengarahkan cahaya ke subjek. Aksesoris pembentuk cahaya light modifiers seperti softbox, payung, juga bisa digunakan untuk membuat sifat cahaya yang berbeda-beda. Salah satu kelemahan utama dari lampu kilat / speedlite adalah kekuatannya yang relatif terbatas dan kinerjanya yang lebih pelan karena membutuhkan waktu daur recycling time beberapa detik setiap lampu flash yang relatif terbatas sebenarnya sudah bisa diakali dengan meningkatkan nilai ISO. Di masa sekarang, ISO 800 masih memberikan hasil yang lumayan bagus. Karena berukuran kecil, speedlite mudah dibawa-bawa, sehingga populer untuk yang sering motret di lokasi outdoor. Tapi bagi kaum perfeksionis, speedlite tidak begitu StudioAda juga lampu kilat yang bertenaga lebih besar, yang sering disebut lampu studio, karena lampu-lampu jenis ini memang ukurannya besar dan biasanya ditempatkan di dalam ruang jenis ini terbagi dua, monobloc dan powerpack. Lampu monobloc bisa dipakai secara individu dan mendapatkan tenaga langsung dari stopkontak. Sedangkan yang powerpack, biasanya berukuran lebih kecil, dan mendapatkan daya dari baterai powerpack yang berbentuk seperti baterai aki. Monoblock Kekuatan, setting kepala lampu kilat akan diatur dari powerpacknya. Fotografer kelas atas yang membutuhkan kekuatan tinggi, berkecepatan tinggi untuk foto berturut-turut, seperti pemotretan fashion misalnya, akan cenderung memilih mengunakan sistem powerpack. Powerpack kit Selain itu, ada beberapa keunggulan lain, yaitu adanya lampu modeling, sehingga kita bisa dapat melihat simulasi jatuhnya cahaya dan bayangan. Ukuran dan kekuatan yang besar memungkinkan pemasangan light modifier berukuran sangat besar seperti softbox 80x100cm atau oktabox berdiameter 120cm. Tapi, yang kurang menyenangkan adalah harga sistem lampu studio relatif mahal dan merepotkan untuk dibawa semua jenis lampu kilat punya kelebihan dan kekurangannya. Penting bagi kita untuk mengenal memanfaatkan kelebihan masing-masing sesuai dengan jenis fotografi yang dilakukan. Yuk, belajar fotografi, editing dan ikut tur fotografi dengan sha/ash KameraFormat Sedang (Medium Format) Prinsip kerjanya sama dengan view camera atau SLR 35 mm , hanya sajamenggunakan format film yang berbeda, yaitu 120 mm. kualitas gambar yang dihasilkannya pun cukup bagus. Sama halnya dengan view camera, medium format biasa dipakai oleh fotografer professional untuk pemotretan di dalam studio dan dalam ruangan.
Flash atau lampu kilat merupakan alat yang bisa membantu bila digunakan secara benar dan bisa juga menjadi alat perusak gambar bila digunakan secara sembrono. Lampu kilat secara umum digunakan untuk menerangi subjek foto di kondisi lingkungan yang gelap. Kegunaan lain yang tidak kalah penting adalah sebagai “fill flash” atau penerang bayangan. Contoh misalnya kita ingin mengambil gambar potret seseorang, tapi cahaya yang kuat datang dari arah belakang orang tersebut, maka kita perlu mengunakan lampu kilat supaya orang tersebut menjadi terang dan jelas. Ada beberapa jenis lampu kilat. Pertama built-in flash atau yang biasa terdapat dalam kamera. Ada juga lampu kilat eksternal. Lampu kilat ini lebih kuat dayanya. Penyebaran cahaya juga lebih baik karena ukuran permukaan lampu kilat eksternal ini juga lebih besar. Keunggulan lain yaitu lampu kilat ini bisa diarahkan sesuai dengan keinginan kita, bahkan bisa dipisahkan dari kamera atau istilahnya off camera flash. About the author Enche Tjin adalah pendiri Infofotografi, seorang fotografer, instruktur fotografi, penulis buku dan tour photography organizer. Saat ini, ia bertempat tinggal di Jakarta. Temui Enche di Instagram enchetjin
Dijaminakan menarik perhatian saat digunakan untuk ngegame. Biasanya “HP gaming” memang memiliki ornamen seperti lampu LED untuk menegaskan bahwa pengguna tidak sedang memakai ponsel biasa. POCO F4 GT warna kuning dengan aksen oranye dan hitam di kedua sisinya cocok untuk POCO fans atau mereka yang ingin menonjol.
Anda mungkin bertanya-tanya, apakah perlu memiliki lampu kilat eksternal? Artikel ini menjelaskan berbagai manfaat lampu kilat eksternal yang dimiliki pada built-in flash. Dilaporkan oleh Masakatsu Nagayama FAQ 1 Kamera saya memiliki built-in flash. Apa bedanya dengan flash lampu kilat eksternal? J1 Flash lampu kilat eksternal lebih dahsyat untuk menerpakan cahaya hingga jarak jauh, atau memastikan cakupan yang mencukupi ketika memotret dengan panjang sudut ultra lebar. Built-in flash juga disebut flash pop-up atau lampu kilat sembul yang tersedia pada hampir semua kamera, termasuk kamera DSLR dan mirrorless, memang sangat nyaman untuk digunakan. Namun demikian, fitur ini juga memiliki sejumlah keterbatasan, yang bisa diatasi dengan menggunakan flash lampu kilat eksternal. 1. Flash-to-subject distance Flash-to-subject distance Lampu kilat ke subjek jauh mengacu ke jarak maksimum subjek yang bisa dijangkau lampu kilat untuk memastikan subjek disinari. Cahaya dari lampu kilat tidak dapat menjangkau subjek yang berada di luar jarak ini, dan hasil gambar akan terlihat kekurangan cahaya. Built-in flashes pada umumnya memiliki flash-to-subject distance lampu kilat ke subjek jauh maksimum yang terbatas, yaitu 1 hingga 3 meter pada ISO 100. External flashes Lampu kilat eksternal memiliki daya kilatan yang lebih tinggi daripada yang built-in dengan kemampuan menyinari subjek yang berjarak lebih dari 10 meter. Dengan kata lain, Anda bisa menggunakannya untuk memastikan pencahayaan yang cukup pada subjek yang berada jauh dari kamera. 2. Sudut cakupan Sudut cakupan, juga dikenal sebagai sudut lampu kilat, mengacu ke area yang dicakup cahaya dari lampu kilat dari segi sudut pandang lensa panjang fokus. Built-in flashes lampu kilat bawaan memiliki sudut cakupan yang didesain untuk meliputi sudut pandang yang setara dengan ujung lebar lensa zoom standar. Ini berarti, bahwa jika Anda menggunakan panjang fokus apa pun yang menghasilkan sudut pandang yang lebih lebar dari sudut cakupan lampu kilat contohnya, lensa sudut lebar, bagian tepi gambar Anda mungkin masih tampak gelap. Jika menggunakan lensa dengan bodi panjang, mungkin Anda juga bisa mendapatkan "bayangan lensa" yang tidak diinginkan, yaitu, bayangan lensa tertangkap dalam gambar. Sebaliknya, External flashes Lampu kilat eksternal, bisa mencakup sudut kilatan yang lebih lebar. Ini artinya, bahwa keduanya dapat mempercerah seluruh gambar, apa pun jenis lensa yang digunakan—bahkan jika Anda menggunakan lensa sudut lebar. 3. Arah cahaya Built-in-flashes Lampu kilat bawaan hanya bisa menerangi subjek dari satu arah—dari depan. Ini bisa mencukupi untuk sebagian pemandangan, tetapi pada sebagian lainnya, seperti dalam fotografi potret wajah, pencahayaan langsung dari depan dapat membuat subjek tampak datar. Sementara itu, banyak external flashes Lampu kilat eksternal, termasuk Speedlite Canon, memiliki flash head yang bisa diputar atau dimiringkan untuk menghasilkan arah dan sudut pencahayaan yang berbeda-beda. Speedlite Canon bisa juga dioperasikan di luar kamera agar lebih fleksibel dalam arahan pencahayaan lihat FAQ 2. Walaupun built-in flash lampu kilat bawaan tidak perlu dibawa secara terpisah, tetapi ada juga kelemahannya, misalnya, daya cahaya kilatan tidak mencukupi dan kemampuannya untuk menerpakan cahaya hanya dari depan. Untuk menghasilkan gambar yang lebih profesional, sebaiknya menggunakan lampu kilat eksternal. Unit lampu kilat eksternal yang bisa dipasangkan ke hot shoe lihat FAQ 3, juga dikenal sebagai “clip-on flash” lampu kilat jepit. FAQ 2 Di samping memiliki lebih banyak daya, apa lagi keunggulan yang dimiliki lampu kilat eksternal? J2 Fitur lain yang dimilikinya yaitu, Anda lebih leluasa untuk menangkap berbagai peluang foto dan menciptakan efek yang tidak mungkin dilakukan dengan lampu kilat built-in. Di samping keunggulan yang disebutkan dalam FAQ1, lampu kilat eksternal juga memiliki keunggulan lainnya 1. Waktu daur ulang kilatan yang lebih singkat Lampu kilat eksternal memiliki sumber dayanya sendiri, yang memungkinkannya mendaur ulang lebih cepat. Dengan kata lain, waktu pemulihannya singkat dari saat lampu kilat ditembakkan sampai siap kembali untuk kilatan berikutnya, yang berarti, kecil kemungkinan fotografer meluputkan peluang foto. 2. Lebih banyak kemungkinan kreativitas Jika lampu kilat eksternal Anda memiliki flash head yang dapat disesuaikan, Anda bisa memiringkan dan mengubah sudut lampu kilat pantulan, yang menghasilkan pencahayaan lebih lembut yang tidak terlalu benderang. Jika lampu kilat eksternal mendukung fitur seperti wireless firing penembakan nirkabel dan menautkan beberapa unit lampu kilat, Anda bisa menghasilkan efek yang jauh lebih canggih. Lampu Kilat Bawaan EOS 70D/ EF24-70mm f/4L IS USM/ FL 70,0mm setara 112mm/ Manual exposure f/ 1/50 det., EV±0/ ISO 320/ WB Manual Cahaya dari lampu kilat bawaan menyinari subjek dari depan, tetapi tidak menjangkau bagian gambar yang lainnya. Ini menghasilkan pencahayaan yang tidak alami, membuat subjek tampak datar. Lampu Kilat Eksternal EOS 70D/ EF24-70mm f/4L IS USM/ FL 70,0mm setara 112mm/ Manual exposure f/ 1/50 det., EV±0/ ISO 320/ WB Manual Pengaturan seperti aperture, kecepatan rana dan kecepatan ISO tetap sama seperti pada contoh lampu kilat bawaan, tetapi lampu kilat eksternal cukup dahsyat untuk menjangkau lebih jauh melampaui subjek, menghasilkan pencahayaan yang terlihat lebih merata dan alami. Penembakan nirkabel yang digunakan untuk menerangi subjek dari kiri gambar, menambahkan dimensi pada subjek. FAQ 3 Dapatkah saya menggunakan lampu kilat eksternal pada model kamera digital apa pun? J3 Anda bisa memasangkan lampu kilat eksternal pada kamera DSLR apa pun. Kamera DSLR dan mirrorless Canon kecuali EOS M100 dan EOS M10 dilengkapi dengan hot shoe di bagian atas bodi untuk memasang lampu kilat eksternal. Namun demikian, sebelum melakukannya, yang penting adalah memeriksa dulu, apakah lampu kilat eksternal sudah sepenuhnya kompatibel dengan kamera yang Anda gunakan, karena ada juga kamera yang tidak mendukung sebagian fitur pada unit lampu kilat. Untuk kamera digital saku Canon, kamera yang lebih canggih dan dilengkapi hot shoe, juga mendukung fotografi lampu kilat dengan menggunakan unit lampu kilat eksternal. Di antara berbagai jenis shoe aksesori yang berbeda-beda, yang terletak di bagian atas bodi kamera, aksesori yang memiliki sync contact kontak sinkron untuk memancarkan sinyal listrik, disebut “hot shoe”. PowerShot G1 X Mark III, model andalan PowerShot seri G, dilengkapi dengan hot shoe untuk memasangkan lampu kilat eksternal. Bacalah serial artikel kami mengenai apa yang perlu dipertimbangkan apabila Anda membeli lampu kilat eksternal, yang segera hadir. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai cara memilih lampu kilat eksternal Canon yang berbeda-beda, bacalah Speedlite Flash Canon Manakah yang Dipilih? Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai setiap Speedlite, bacalah artikel berikut ini Panduan Cepat Pembeli Speedlite 270EX II Panduan Cepat Pembeli Speedlite 430EX III-RT Panduan Cepat Pembeli Speedlite 600EX II-RT Menerima pembaruan termutakhir tentang berita, saran dan kiat fotografi dengan mendaftar pada kami! Jadilah bagian dari Komunitas SNAPSHOT. Daftar Sekarang! Majalah bulanan yang berpendapat bahwa kegembiraan fotografi akan meningkat dengan semakin banyaknya seseorang belajar tentang berbagai fungsi kamera. Majalah ini menyampaikan berita mengenai kamera dan fitur terbaru serta secara teratur memperkenalkan berbagai teknik fotografi. Diterbitkan oleh Impress Corporation Menjalankan studio periklanan, dan mulai menjadi fotografer freelance pada tahun 1998, di mana dia terutama aktif menggeluti bidang periklanan, memotret untuk majalah dan media online. Spesialisasinya adalah bidikan kehidupan kota.Beberapakamera dilengkapi dengan fitur Wi-Fi yang memungkinkan mengirim gambar dari kamera ke smartphone. Lampu Wi-Fi ini bisa digunakan sebagai indikator ketika Wi-Fi hidup (lampu menyala), sedang menunggu koneksi (lampu berkedip), kesalahan koneksi (lampu berkedip cepat sesekali), dan indikator sedang mengirim gambar (lampu berkedip Jakarta - Ada Pertanyaan yang cukup bagus dari pembaca Info Fotografi tentang lampu kilat flash. Kurang lebih pertanyaannya seperti ini1. Mengapa saat mengunakan flash di tempat gelap resepsi pernikahan, dalam ruangan, kadang hasil fotonya terang, kadang gelap?Saat kondisi cahaya gelap, flash membutuhkan tenaga yang tinggi untuk menerangkan subjek dan ruangan. Sehingga membutuhkan “recycling time” yang cukup lama. Recycling time adalah waktu yang dibutuhkan oleh flash kembali pulih dan siap untuk menembakkan kekuatannya secara penuh. Kadang, waktu yang dibutuhkan 5-6 detik, tapi kadang bisa lebih cepat atau bahkan lebih lambat. Kalau kita memotret dalam waktu berturut-turut dalam waktu cepat, misalnya setiap 3 detik dibawah recycling time 5-6 detik, maka kekuatan flash akan lebih lemah daripada lambatnya recycling time ini tergantung kualitas flash yang dipasang di atas kamera. Contohnya, Lampu kilat kelas atas Nikon SB910 memiliki recycle time yang sangat singkat, yaitu 2 detik saat digunakan dengan kekuatan penuh. Baterai yang dipasang di kamera juga berpengaruh cukup besar. Sebaiknya mengunakan baterai yang rechargeable dan berkapasitas tinggi. Jika baterai sudah hampir habis, kinerjanya juga akan ISO perlu dinaikkan tidak saat memakai flash?ISO mempengaruhi kekuatan flash dan juga cahaya lingkungan termasuk lampu dalam ruangan. Dengan menaikkan ISO, lampu kilat yang berkekuatan rendah dapat terbantu. Menaikkan ISO juga akan membuat cahaya lingkungan menjadi lebih terang. Jadi kalau memakai lampu kilat, ISO juga boleh dinaikkan jika dibutuhkan. ISO 500, 1/200 detik, f/ – ISO dinaikkan ke 500 untuk membantu kekuatan lampu kilat dan memasukkan cahaya lingkungan sehingga foto terlihat lebih alami. – Foto keluarga tur fotografi ke Mode kamera apa yang terbaik saat memakai lampu kilat Manual, A/Av, S/Tv atau P?Pada intinya, pakai mode apa juga baik, asal kita tau fungsi mode kamera masing-masing. Biasanya saya memakai mode manual saat memakai lampu kilat supaya saya bisa mengendalikan pencahayaan dengan lebih akurat sesuai keinginan bisa menentukan yang paling cocok buat masing-masing, saya anjurkan membaca dan mempelajari beberapa artikel dibawah ini1. Segitiga emas exposure2. Memilih mode kamera3. Tips-tips lampu kilat lainnya jsn/fyk FQowDC.